Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat
oleh : Immanuel Sinurat, EP’21
Perompak bisa saja merusak kebun bunga, tetapi dia tidak bisa menunda tibanya musim semi. Setiap orang mungkin bisa berbuat hal-hal yang tidak baik untuk menjatuhkan kita, akan tetapi hampir tidak seorang pun yang bisa mencegah datangnya kebaikan atau kesempatan untuk membuat kita pulih. Begitu juga halnya dengan tanaman bunga, sekalipun ia sudah rusak, akan tetapi ketika musim semi sudah tiba ia akan kembali tumbuh dengan begitu mekar. Musim semi diibaratkan sebagai kebaikan yang kedatangannya akan menjadi waktu yang dapat membuat tanaman bunga tumbuh dan pulih kembali.
Yang menjadi pertanyaannya adalah kapan musim semi (kebaikan) datang dalam hidup kita? Berbeda halnya dengan taman bunga yang hanya menikmati musim semi pada waktu tertentu. Dalam hidup kita, hal yang baik itu akan ada tergantung pada kita. Kita tidak harus menunggu kebaikan orang lain untuk memulihkan keadaan kita meskipun pada saat-saat tertentu kita membutuhkan itu. Yang penting adalah dalam keadaan apapun sekalipun itu sangat sulit yang membuat kita atuh akan ada hal-hal baik yang bisa kita dapat dari keadaan itu.
Sering kali karena terlalu fokus pada masalah, bisa menjadikan seseorang merasa terjatuh dan berlarut-larut dalam masalah tersebut. Tidak jarang hal ini membuat seseorang tidak menyadari adanya kebaikan atau kesempatan untuk keluar dari suatu masalah. Terlebih lagi ketika kita hanya fokus pada masalah-masalah yang berada di luar kemampuan kita yang tidak akan menghasilkan apa-apa. Kita tentunya menyadari bahwa kita seharusnya fokus pada hal-hal yang dalam kemampuan kita. Akan tetapi kekawhatiran kita membuat justru sebaliknya. Merasa tidak berdaya, sedih, marah merupakan hal yang wajar jika itu hanya sementara.
Tidak jarang kita menunggu waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu. Terkadang jika kita menunggu waktu yang tepat, waktu yang tepat itu tidak pernah ada justru membuat kita berpikir nanti dan nanti. Jika kita berada dalam suatu masalah yang memuat kita merasa terjatuh, untuk pulih dan bangkit kembali, tidak perlu menunggu nanti atau hari esok untuk berbuat sesuatu, lakukan apa yang bisa kau lakukan hari ini karna kita tidak akan pernah tau kesulitan apa yang akan kita hadapi di hari esok. Yang penting adalah jangan terlalu fokus pada persoalannya pikirkan penyelesaiannya kita akan pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat seperti taman bunga yang mekar kembali ketika musim semi sudah.
Narasi.pdf (unduh)