Bersatu Bangun Bangsa
oleh: Natanael Rapha, EP’22
Hingga Saat ini, kunci untuk membangun persatuan dan kesatuan dikalangan bangsa indonesia, adalah gotong royong, dan gotong royong hanya bisa dicapai Jika ada kerukunan dalam masyarakat. Bangsa indonesia memiliki banyak perbedaan, namun Juga memilki banyak persamaan. Sebelum kemerdekaan, Para Pemuda telah berikrar pada Sumpah Pemuda bahwa kita mengaku berbangsa, bertumpah darah, dan berbahasa yang Satu. Indonesia
Untuk mencapai hasil Pemikiran yang Seperti itu, dibutuhkan Proses pemikiran yang kritis dari para pemula, hamun, Apakah Seluruh golongan Pemuda dari masa ke masa, mampu berpikir kritis? Faktanya, di saat para Pemuda mengikrarkan Sumpah Pemuda Pada 28 oktober 1928, ada Juga Pemuda yang masih kolot, Fanatik. terhadap Agama, atau ras nya Sendiri. Dan hal itu terbawa Sampai masa kini, dimana masih banyak perpecahan, dan Perbedaan hak, yang ditujukan kepada kaum minoritas, atau golongan tertentu.
Apakah konsep Persatuan karena persamaan nasib, masih relevan hingga Saat ini?. Tidak, kita bukan generasi yang mengalami Penjajahan Secara Fisik, kita dijajah melalu teknologi, kecerdasan intelektual, dan Sikap Fanatisme yong turun dari generasi ke Janerasi. Dibutuhkan Pemikiran yang kritis dan kemampuan intelektual baik dari para Pemuda, untuk menjaga persatuan. Namun, Apakah hal itu dimiliki pemuda masa kini?
Opni.jpg (unduh)