PERAN ARTICAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PERKEMBANGAN EKONOMI DIGITAL
by: Aprilia Sitompul, EP’21
Ekonomi digital merupakan kegiatan ekonomi yang menggunakan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI atau internet. Ekonomi digital membawa banyak perubahan dalam kegiatan ekonomi masyarakat dan juga bisnis. Awalnya semua dilakukan secara manual, tetapi sekarang sepenuhnya otomatis. teknologi otomasi berbasis Al memainkan peran penting dalam transformasi digital setiap negara, termasuk di Indonesia. Sebagai startup pengembang Al. Neuro.net mengklaim bahwa perusahaan-perusahaan skala besar tengah mempelajari transformasi digital dan adopsi teknologi baru khususnya pada praktik percakapan yang digerakkan oleh Al (conversational AD.
Beberapa bidang yang dibantu dengan adanya Artificial Intelegent membuat pemerintah menjalankan agenda transformasi digital sebagai proses pemulihan perekonomian nasional. Diera digital ini makin banyak robot yang melakukan pekerajaan manusia dikarenakan banyak orang yang mulai tertarik menggunakan Al karena dianggap lebih cepat dan bisa membantu pekerjaan:
Teknologi Al mengambil peran penting dalam kemajuan bisnis e-commerce dengan beberapa fitur misalnya RFQ (A Request For Quotation). Fitur ini bisa memberikan notifikasi bagi pencari suatu barang untuk mendapatkan barang yang sesuai dengan keinginan. Jadi, para customer tidak perlu lagi repot mencari satu per satu barang di website suatu e commerce karena Al akan mencarikan dan akhirnya memberikan notifikasi atau pop-up. Selain itu, teknologi Al juga merambah ke dalam sistem pembayaran. Misalnya saja QR pay (Payment Barcode) yang mampu mendeteksi dan melakukan pembayaran secara mudah dan cepat. Teknologi Al telah banyak berkembang dan memberikan banyak manfaat utamanya di dalam keamanan, kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi. Kemajuan teknologi Al mendorong pelaku bisnis e-commerce untuk terus membenahi diri dan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Sebab, hal yang wajar juga jika setiap orang mencari hal termudah dalam aktivitas hidupnya. Apalagi di zaman sekarang yang sudah sangat maju teknologinya.
Di industri perbankan, salah satu peran artificial intelligence adalah terkait manajemen risiko. Kemampuan machine learning untuk menganalisis big data baik yang terstruktur maupun yang tidak terstruktur dapat meningkatkan kemampuan analisis terkait manajemen risiko sehingga aktivitas perbankan menjadi lebih mudah dan aman. Dengan teknologi ini, sistem di Bank dapat terintegrasi dengan data kependudukan resmi dari pemerintah sehingga proses verifikasi data calon nasabah baru dapat dengan mudah dilakukan lewat facial recognition, Proses verifikasi ini dapat dilakukan secara cepat bahkan oleh agen duri Bank sekalipun. sehingga memudahkan Bank menjangkau calon nasabah di pelosok daerah.
Peran Artificial Intelegent yang juga sangat dibutuhkan di zaman pandemi Covid-19 ini adalah di bidang kesehatan. Artificial Intelligence digunakan untuk menganalisa x-ray paru-paru untuk dilihat kemungkinan perkembangannya ke arah kasus Cavid- 19. Selain itu, Artificial Intelegent juga berperan untuk menganalisa rekam medis jantung untuk membuat perkiraan kemungkinan gagal jantung, serta menganalisa pencitraan retina untuk menemukan komplikasi penyakit kronis secara dini. Kehebatan dari Artificial Intelligence membantu pergerakan tim medis dalam misi penyembuhan lebih cepat, sehingga perekonomian Indonesia bisa tetap stabil.
Opini.jpg (unduh)