PENELAAHAN ALKITAB 1 

Hari/Tanggal : Sabtu, 4 November 2023
Pemateri : Pdt. Parlindungan Situmorang, M.Th
Moderator : Yulia Tarigan

 

Tema : Taat dan Bersyukur dalam Keadilan (Ulangan 10 : 12 – 22)

Allah sudah lebih dulu mengasihi kita umat-Nya. Oleh karena itu, kita memang sudah seharusnya mengasihi dan menaati segala perintah-Nya serta berjalan dalam jalan kebenaran-Nya.

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes 3 : 16)

Ketika Tuhan menolong dan terus mengasihi Israel, Ia tidak meminta banyak hal untuk mereka lakukan. Tuhan hanya meminta agar mereka takut akan Dia, memuji dan beribadah kepada-Nya, serta hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya (12, 20-21). Hal ini bukanlah suatu perintah yang berat. Demikian juga dengan kita yang sudah seharusnya untuk terus melakukan hal yang diinginkan-Nyaa, yaitu:

  1. Takut akan Tuhan

Takut akan Tuhan adalah meletakkan Tuhan dalam posisi tertinggi dan terhormat dalam kehidupan kita. Tuhan menuntut dari kita penghormatan yang penuh hormat kepada-Nya bukan rasa takut yang membuat kita mundur, tapi hati yang begitu menghormati Tuhan sehingga kita ragu untuk menyinggung Dia. Takut akan Tuhan adalah dasar dari kehidupan Kristen yang sejati. Dengan takut akan Tuhan, kita dapat hidup dengan penuh hikmat, kebijaksanaan, dan berkat. Sikap ini didasarkan pada kesadaran akan kebesaran, kekudusan, dan kasih Allah.

  1. Hidup sesuai dengan jalan kebenaran-Nya

Tuhan menuntut kita untuk menjalani kehidupan kita sesuai dengan pola yang telah Dia tetapkan bagi kita, untuk berjalan di jalan-Nya, bukan berjalan sesuai dengan kehendak sendiri. Tuhan menuntut kita untuk menjalani kehidupan kita sesuai dengan pola yang telah Dia tetapkan bagi kita. Hal ini berarti bahwa kita harus menyerahkan diri sepenuhnya kepada kehendak Tuhan. Kita harus mengakui bahwa Tuhan adalah Pencipta dan penguasa alam semesta, dan kita adalah makhluk yang lemah dan terbatas. Oleh karena itu, kita harus hidup dengan penuh hormat dan ketaatan kepada Tuhan.

Tuhan telah memberikan kita firman-Nya sebagai pedoman hidup. Firman Tuhan adalah jalan yang benar dan lurus yang akan membawa kita kepada kebahagiaan dan keselamatan. Oleh karena itu, kita harus tekun mempelajari firman Tuhan dan menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita juga harus berdoa kepada Tuhan untuk memohon bimbingan dan pertolongan-Nya. Tuhan berjanji untuk memberikan hikmat dan kebijaksanaan kepada kita jika kita meminta kepada-Nya. Dengan menyerahkan diri sepenuhnya kepada kehendak Tuhan, kita akan dapat hidup dengan penuh kedamaian, sukacita, dan berkat. Kita juga akan dapat menjadi berkat bagi sesama manusia dan dunia.

  1. Mengasihi Dia

Kasih kepada Tuhan adalah perintah pertama dan utama dalam Alkitab. Tuhan menghendaki agar umat-Nya mengasihi-Nya dengan segenap hati, segenap jiwa, dan segenap akal budi. Kasih yang Tuhan harapkan bukanlah kasih yang terjadi begitu saja, melainkan kasih yang muncul dari keputusan untuk menaruh kasih sayang kita kepada-Nya. Kasih ini bukanlah emosi yang spontan, melainkan sikap hati yang disengaja dan berkelanjutan.

Kasih kepada Tuhan dapat diwujudkan dalam berbagai cara, antara lain:

  • Mengakui Tuhan sebagai Pencipta dan penguasa alam semesta. Kita mengakui bahwa Tuhan adalah sumber segalanya, dan kita hidup hanya karena kasih-Nya.
  • Menghargai dan memuliakan Tuhan. Kita menghormati Tuhan sebagai pribadi yang kudus dan mulia.
  • Taat kepada perintah Tuhan. Kita menaati firman Tuhan dalam segala aspek kehidupan kita.
  • Melakukan hal-hal yang menyenangkan hati Tuhan. Kita berusaha untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya.

Kasih kepada Tuhan adalah dasar dari kehidupan Kristen yang sejati. Dengan mengasihi Tuhan, kita dapat hidup dengan penuh kedamaian, sukacita, dan berkat.

  1. Beribadah kepada Tuhan Allah dengan segenap hati kita

Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk beribadah kepada Tuhan dengan sepenuh hati. Ini berarti menyerahkan hidup kita kepada-Nya dan melakukan segala sesuatu untuk kemuliaan-Nya. Beribadah kepada Tuhan berarti menyerahkan jiwa dan raga kita untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan dan melakukannya dengan sungguh-sungguh. Jika kita beribadah di gereja, kita harus menaruh hati dengan tulus dan penuh dalam hadirat Tuhan, melakukannya dengan tujuan dan cara yang baik untuk menyenangkan hati-Nya.

  1. Taat kepada Tuhan

Allah menuntut kita untuk tidak hanya mengetahui firman-Nya, namun juga menaatinya, dalam arti memilikinya dalam diri kita sendiri, dan dalam arti melindunginya. Kita menaati segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Menaati Tuhan dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan hati-Nya melalui perkataan dan perbuatan.

  1. Bersyukur

Bersyukur adalah respon rasa terima kasih kita atas penyertaan dan pemeliharaan Tuhan dalam kehidupan kita. Syukur juga berarti bentuk pengakuan atas kebaikan Tuhan. Ketika kita bersyukur, kita mengakui bahwa segala sesuatu yang kita miliki dan nikmati adalah berasal dari Tuhan. Kita juga mengakui bahwa Tuhan adalah sumber segala kebaikan dalam hidup kita. Syukur adalah bentuk sikap hati yang positif. Ketika kita bersyukur, kita memilih untuk fokus pada kebaikan dalam hidup kita. Kita juga memilih untuk melihat sisi positif dari setiap situasi, bahkan dalam situasi yang sulit.

Tuhan tidak meminta apapun dari hidup kita selain hati yang murni untuk tetap setia dalam mengikuti-Nya, hal ini pun bukan demi kepentingan Tuhan, tetapi guna kebaikan hidup kita agar menjadi lebih baik. Berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu (Ulangan 10:13).

Resume PA 1 GMKI FEB USU

5 1 vote
Article Rating