Ekonomi Digital Tanpa Literasi Keuangan adalah Kebangkrutan yang dipermudah
By: Jesica Siringo Ringo (Akt’24)
Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia telah mendorong transformasi besar dalam cara masyarakat melakukan transaksi keuangan. Salah satu tonggak utamanya ialah pengenalan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) oleh Bank Indonesia pada tahun 2019. Hal ini bertujuan untuk menyatukan berbagai platform pembayaran digital menjadi satu standar nasional. QRIS memungkinkan pengguna untuk transaksi yang cepat, aman, dan terjangkau bahkan untuk nominal kecil yang mendorong inklusi keuangan.
Namun, dibalik kemudahan ini akan muncul sikap pola konsumtif yang perlu diwaspadai. Digitalisasi pembayaran telah mereduksi pain of paying (rasa kehilangan saat mengeluarkan uang tunai) menjadi sekali scan yang cepat tanpa terasa berkurangnya nominal uang di dompet digital. Perubahan ini membuat banyak yang tidak sadar meningkatknya jumlah pengeluaran harian serta perbedaan kebutuhan dan keinginan semakin kabur. Setiap transaksi kecil yang terjadi secara terus menerus mengakibatkan beban pengeluaran yang besar yang tidak disertai dengan pendapatan yang meningkat. Hal ini bisa menyebabkan individu kehabisan dana pribadi lebih cepat.
Selain QRIS, ada pinjol dan layanan pay later semakin marak dimanfaatkan untuk memenuhi keinginan pribadi. Banyak mahasiswa yang belum sadar pentingnya literasi keuangan. Pada saat terima uang bulanan, mahasiswa tidak punya rencana yang jelas atas penggunaan uangnya. Umumnya, uang tersebut digunakan untuk membeli apa yang sedang ia pikirkan dan yang ada disekitarnya. Minim sekali mahasiswa punya kemampuan dalam mengelola keuangan pribadi karena mereka membeli hal yang tidak dibutuhkan.
Oleh karena itu, sebagai mahasiswa kita harus sadar akan literasi keuangan. Kita memang harus melek teknologi terutama dalam pembayaran digital. Namun, harus bijak dalam pemanfaatannya dan tidak tergiur atas tawaran yang tidak dibutuhkan. Perencanaan keuangan ialah solusi menghindari habisnya uang sebelum akhir bulan. Tetapkan target pengeluaran harian, mingguan, dan bulanan disertai penyisihan uang untuk ditabung. Literasi keuangan adalah wujud tanggung jawab dalam mengelola sumber daya keuangan yang diberikan kepada kita.
Opini ( Unduh )