Pembelaan untuk Buruh
Immanuel Sinurat EP’21
Bersama-sama dengan petani dan nelayan, buruh termasuk golongan yang paling miskin. Gajinya perlu dibenahi sampai cukup untuk hidup. Tentang keluhan majikan/pengusaha yang merupakan pemilik modal bahwa mereka merugi kalau kesejahteraan buruh ditingkatkan, pemerintah perlu menelitinya secara mendalam, berapa persen biaya buruh dari laba bersih yang diperoleh, dan berapa persen yang dinikmati oleh pengusaha pemilik perusahaan, guna mengetahui apakah keluhan oleh para majikan/pengusaha tersebut benar.
Perbedaan antara gaji tertinggi dan gaji terendah tidak boleh lebih dari sekian kali lipat, misalnya ditenrukan harus maksimal dua puluh kali lipat. Berapa kali lipat konkretnya didasarkan atas penelitian dan kalkulasi yang eksak atau berdasarkan penelitian yang dilakukan, serta kenyataan yang sudah lama ada dan hanya dapat disesuaikan setahap demi setahap. Penetapan perbandingan maksimum perlu dilakukan supaya untuk menaikkan upah dari buruh tidak disertai dengan kenaikan harga barang yang diproduksi oleh perusahaan yang bersangkutan.
Selain permasalahan upah, standar minimum kenyamanan dan keamanan untuk lingkungan kerja kaum buruh di pabrik-pabrik juga perlu untuk diperhatikan. Sistem asuransi jaminan kesehatan dan jaminan sosial juga harus ditentukan oleh pemerintah. Oleh karena hal ini merupakan sesuatu yang penting dan besar untuk dilakukan.
Opini (unduh)